Research in Motion (RIM) selaku produsen Blackberry kerap mengklaim bahwa data pengguna Blackberry sangat aman dan tak mungkin disadap. Lalu-lintas pesan Blackberry telah dienkripsi sedemikian rupa sehingga sulit untuk dibongkar.
Tapi, negara-negara seperti India dan Arab Saudi saat ini dikabarkan tengah mengujicoba sejumlah teknologi untuk menyadap pesan-pesan yang dikirim pengguna. Beberapa pengembang software seperti ElcomSoft diketahui telah memiliki alat peretas password untuk membongkar data dan backup perangkat BlackBerry.
Lewat Phone Password Breaker seorang tim forensik dimungkinkan melakukan investigasi, dan mengakses data yang terenkripsi, termasuk e-mail, pesan SMS, data kontak, riwayat browsing, voicemail, sampai akun dan setting e-mail.